Peresmian Gedung Perpustakaan Baru

Gedung ini merupakan bantuan dari Anggota DPR Provinsi yaitu Ibu Ida Nurul Farida

UPGRADING TAHFID GURU

Program Profesionalitas Guru SDIT Nurul Islam

VAKSINASI SDIT NURIS BERSAMA BIN

Program Kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas dan Dinas terkait lainnya.

OUTBOND SDIT NURIS

Pembelajaran Melatih Kerjasama, Percaya Diri dan Sportivitas

Kegiatan Puncak Tema

Kegiatan berisi Lomba baca puisi oleh siswa kelas 2

Jumat, 22 September 2023

Siswa Tengaran juara 3 pencak silat tingkat nasional


Yasyfa, seorang siswa kelas enam di sebuah sekolah dasar di daerah Tengaran ini telah membawa nama Jawa Tengah menggaung di tingkat Nasional. Siswa yang memiliki nama lengkap Nadhilah Rifa al Yasyfa ini telah memenangkan kejuaraan tingkat nasional dalam cabang lomba Pencak Silat. Event lomba ini merupakan rangkaian dari Olimpiade Olahraga Siswa Nasional disingkat O2SN yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek. 

Yasyfa berhasil menjadi juara ketiga setelah melalui berbagai pertandingan pertandingan sebelumnya. Di babak penyisihan siswa yang tinggal di Ngangrung Desa Butuh ini sempat tertinggal poin. Namun di babak selanjutnya akhirnya mampu memenangkan pertandingan. Di babak perempat final bertemu dengan atlet dari papua dan yasyfa berhasil lolos masuk ke semi final. Dibabak semi final ini yasyfa sempat terkenal di bagian vital dan harus menjalani perawatan sebentar. Dengan perjuangan yang sangat maksimal ini akhirnya putri dari bapak winarno dan ibu sulasmi ini mampu menjadi juara ketiga di tingkat nasional. 
O2SN dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga tingkat nasional. Cabang lombanya meliputi atletik, renang, bulutangkis, pencak silat, karate dan senam. 

Dengan perjuangan yang tidak ringan Yasyfa, siswa kelas 6 SDIT Nurul Islam Tengaran ini mewakili Provinsi Jawa Tengah di kancah Nasional. Dalam cabang olahraga Pencak Silat memang harus menjaga stamina dan fisik dengan baik. Dari hal yang ringan seperti menjaga berat badan. Ibunda Yasyfa yang setia selalu mendampingi sang putri tercintanya menceritakan bahwa putrinya harus teratur menjaga pola makan dan olahraga fisiknya agar berat badan tidak lebih atau kurang. Bahkan sampai sampai dua pekan menjelang perlombaan tingkat nasional ini, Yasyfa harus membatasi makan nasi agar berat badannya terjaga.
Berat badan memang sering menjadi hal ringan namun urgen dalam pencak silat. Sebelum pertandingan atlet harus dicek akurat berat badannya. Apabila kurang atau lebih dari ketentuan, maka tidak akan bisa mengikuti pertandingan.

"sekitar 2 Minggu tdk mkn nasi. Hingga 5  hari sebelum berangkat msh over 1,7 kg. Begitu tiba di hotel digembleng dengan latihan fisik agar berat badan turun, paginya setelah subuh latihan lagi dan byk lagi" ungkap Ibu Sulasmi, ibunda Yasyfa.

Jumat, 08 September 2023

Program Go International SDIT Nuris

Sekolah dasar dengan murid terbanyak di kecamatan Tengaran ini kembali menghebohkan jagad dunia pendidikan. Di tahun tahun sebelumnya sekolah ini selalu heboh dan mengagumkan di prestasi serta pembelajaran AlQurannya. 

Kali ini sekolah dasar di desa Butuh ini sedang mengembangkan inovasi terus yaitu pada program penguasaan wawasan global terutama di bahasa asing. Program ini dinamakan Nuris Go International. Kegiatan ini adalah memotivasi siswa untuk berfikir luas dan mendunia. Memiliki cita cita tinggi untuk bisa menimba ilmu setinggi tingginya. Selaras dengan hadist nabi "Tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri China".

Salah satu cara meningkatkan minat dan ketertarikan siswa terhadap dalam bahasa asing dengan mendatangkan Volunteer atau Relawan dari Negara Asing. Kali ini SDIT Nuris mendatangkan dari Negri Matahari yaitu Jepang. 

Volunteer kali ini bernama Mei Horiguchi. Seorang Mahasiswa dari Universitas Tokyo, Jepang. Selain berbagi ilmu tentang budaya dan kebiasaan disana، juga mengajarkan dua bahasa asing yaitu bahasa jepang dan inggris. 

Anak anak sangat antusias dan menyambut meriah program ini. Kedatangan dan kehadiran Mei Heriguchi sangat dinanti nanti dikelas masing masing. Kebersamaan selama 21 hari di bulan ini diharapkan mampu membuka cakrawala belajar anak baik dari segi wawasan global, bahasa asing,

channel kita