Outing Class di Pabrik Karet Jelok Salatiga

Metode Pembelajaran secara langsung dari teori teori yang dipelajari dikelas.

Congratulation for the Winners

Juara Juara dari berbagai cabang lomba baik tingkat kecamatan dan Kabupaten.

KEMNAS KE 3 NASIONAL MALANG

Kemah Nasional yang diselenggarakan di Malang.

WISUDA UMMI

Metode Pembelajaran Alquran dengan tajwid benar dan fasih menggunakan metode UMMI

Pelatihan Guru bersama KPI Surabaya

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kreativitas guru dalam mengajar dan mengelola kelas.

Selasa, 11 September 2018

Sambut Tahun Baru dengan mendongeng

Tengaran - Menyambut tahun baru islam yaitu 1440 H ini ratusan siswa siswi SDIT Nurul Islam berkumpul ditengah lapangan sekolah mereka. Senyum ceria dan gelak tawa memenuhi pojok pojok lapangan. Suasana tegang, ceria dan lucu tercipta pada kegiatan pagi itu. Pada kesempatan ini sekolah dibawah naungan Yayasan Sabilul KHoirot tersebut mengadakan kegiatan mendongeng. Acara ini mengundang Pendongeng terkenal yang berasal dari Pati, yaitu Abdurrohman atau lebih dikenal dengan Kak Roh. Pada kesempatan kali ini Kak Roh dengan ketrampilan uniknya menceritakan tentang kisah Hijrahnya Rosulullah SAW. Dari awal penderitaan sang Nabi selama berdakwah di makkah sampai peristiwa dimana nabi harus meninggalkan kampung tercintanya yaitu Makkah menuju Madinah. Diawali ketika nabi harus diancam akan dibunuh sampai ketika nabi harus dengan sabar menerima semua penderitaan selama 13 tahun di makkah. Dengan mimik lucu dan terkadang menegangkan membuat para siswa antusias dan terkadang tertawa terbahak bahak ketika mendengarkan cerita dari alumni Pembina asrama di Nurul Islam ini. Baiknya lagi adalah anak anak jadi lebih faham akan peristiwa sejarah Tahun baru islam yaitu Tahun Hijriah. Acara yang dilaksanakan untuk menyambut tahun baru islam ini diselenggarakan oleh bagian Waka PAI sekolah. Selain mengenalkan lebih kepada anak anak akan sejarah Rosulullah juga untuk menambah wawasan siswa akan makna yang terkandung dalam menyambut tahun baru islam ini. Dengan belajar lebih rajin dan menjadi pribadi yang baik, hormat kepada orangtua dan guru adalah kunci kesuksesan seorang siswa di zaman milineal saat ini. Suminah, selaku Kepala Sekolah mengutarakan "Sekarang adalah zaman yang penuh dengan tantangan, sehingga anak anak harus dibekali dengan ilmu yang banyak, salah satunya adalah Sejarah sang Nabi. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat mental dan karakter siswa menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, sholih dan unggul"

Selasa, 04 September 2018

SDIT Nuris mewakili Kecamatan Tengaran dalam MAPSI tingkat kabupaten

Tujuh siswa SDIT Nurul Islam hari ini berjuang dengan kemampuan mereka masing masing dalam bidang yang mereka kuasai. Setelah berhasil menjuarai dalam lomba MAPSI tingkat kecamatan kemarin, mereka kini berlomba maju tingkat Kabupaten. Tujuh siswa yang mewakili Kecamatan tengaran tersebut adalah cabang lomba Tilawah putri oleh Syafiqoh Alifta M,Khitobah putri oleh Atina nufusana Taqwaha, Khifdil putra Tsaqif Abiyu F dan Khifdil putri Fadya. Tiga cabang lomba lainnya yaitu PAI shalat putri diwakili Nisrina Mubarok, Kaligrafi putra oleh Dhia Rafie serta Kaligrafi putri oleh Rasyidah Asma Z
seorang peserta lomba yaitu Nisrina Mubarok, putri yang rumahnya dekat dengan kalitanggi ini sempat ngedrop badannya karena padatnya kegiatan yang harus ia jalani. Dari belajar harian sampai latihan pada jam jam kosong lainnya. Tetapi dengan semangat dan berkat bimbingan dari guru pendamping, putri asal Tengaran ini mampu mengikuti perlombaan dengan baik. MAPSI tingkat kabupaten yang diselenggarakan pada hari Rabu, 5 September 2018 ini diikuti oleh seluruh sekolah dasar di Kabupaten Semarang yang berhasil menang di tingkat kecamatan masing masing. Pemenang pada perlombaan kali ini selanjutnya akan maju mewakili kabupaten ke tingkat Propinsi. adapun lokasi perlombaan kali ini di Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang. Setiap perlombaan dilaksanakan di lokasi yang berbeda beda. Ada empat tempat yang digunakan yaitu SMP Islam Sudirman Boto, SMKN 1 Bancak, Kantor UPTD Bancak dan SDN Bancak

Rabu, 20 September 2017

Akreditasi SDIT Nurul Islam Butuh tahun 2017

Baru baru ini SDIT Nurul Islam Butuh sibuk berjibaku dalam proses akreditasi untuk kali ketiga. Akreditasi sebelumnya yaitu tahun 2012 sekolah yang terletak di Dusun Gintungan ini mendapat hasil sangat bagus yaitu dengan nilai 97 predikat A. Hal ini menjawab keraguan masyarakat akan kualitas sebuah sekolah dengan jumlah siswa yang besar.

Akreditasi kali ini ada 8 standar yang dinilai baik dari segi fisik, administrasi dan non fisik. Delapan standar tersebut adalah standar isi, standar proses, kelulusan, tenaga pendidik, sarpras, pengelolaan, pembiayaan dan penilaian.

Adapun assesor pada kali ini yaitu Bapak Eko Supriyanto, S.Pd dan Bapak Muh.Ali, M.Pd. Beliau berdua sangat kompeten dalam hal akreditasi. Selain ramah mereka berdua juga tidak segan segan memberikan masukan positif akan kekurangan kekurangan di SDIT Nurul Islam Butuh.

Proses akreditasi berlangsung lancar dan penuh kekeluargaan. Ibu Suminah, S.Ag M, Si selaku kepala Sekolah berharap semoga hasil akreditasi kali ini bisa lebih baik dari kemarin. Syukur syukur bisa lebih baik. Harapan tersebut berbanding lurus juga dengan keinginan semua guru guru di Sekolah Islam tersebut.