Outing Class di Pabrik Karet Jelok Salatiga

Metode Pembelajaran secara langsung dari teori teori yang dipelajari dikelas.

Congratulation for the Winners

Juara Juara dari berbagai cabang lomba baik tingkat kecamatan dan Kabupaten.

KEMNAS KE 3 NASIONAL MALANG

Kemah Nasional yang diselenggarakan di Malang.

WISUDA UMMI

Metode Pembelajaran Alquran dengan tajwid benar dan fasih menggunakan metode UMMI

Pelatihan Guru bersama KPI Surabaya

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kreativitas guru dalam mengajar dan mengelola kelas.

Rabu, 20 September 2017

Akreditasi SDIT Nurul Islam Butuh tahun 2017

Baru baru ini SDIT Nurul Islam Butuh sibuk berjibaku dalam proses akreditasi untuk kali ketiga. Akreditasi sebelumnya yaitu tahun 2012 sekolah yang terletak di Dusun Gintungan ini mendapat hasil sangat bagus yaitu dengan nilai 97 predikat A. Hal ini menjawab keraguan masyarakat akan kualitas sebuah sekolah dengan jumlah siswa yang besar.

Akreditasi kali ini ada 8 standar yang dinilai baik dari segi fisik, administrasi dan non fisik. Delapan standar tersebut adalah standar isi, standar proses, kelulusan, tenaga pendidik, sarpras, pengelolaan, pembiayaan dan penilaian.

Adapun assesor pada kali ini yaitu Bapak Eko Supriyanto, S.Pd dan Bapak Muh.Ali, M.Pd. Beliau berdua sangat kompeten dalam hal akreditasi. Selain ramah mereka berdua juga tidak segan segan memberikan masukan positif akan kekurangan kekurangan di SDIT Nurul Islam Butuh.

Proses akreditasi berlangsung lancar dan penuh kekeluargaan. Ibu Suminah, S.Ag M, Si selaku kepala Sekolah berharap semoga hasil akreditasi kali ini bisa lebih baik dari kemarin. Syukur syukur bisa lebih baik. Harapan tersebut berbanding lurus juga dengan keinginan semua guru guru di Sekolah Islam tersebut.

Jumat, 25 Agustus 2017

Imunisasi MR SDIT Nurul Islam Tengaran

Jumat 18/8 seluruh siswa SDIT Nurul Islam Tengaran bekerja sama dengan Puskesmas Tengaran mengadakan Imunisasi MR.

Imunisasi Measles Rubella adalah untuk mencegah penyakit campak dan rubella merupakan satu program Kemenkes yang dilaksanakan bulan Agustus dan September 2017

Bangganya kita sebagai seorang muslim adalah adanya tokoh kesehatan seperti Muhammad ibn Zakariya ar-Razi atau Rhazes, seorang filsuf dan dokter dari Persia, dalam “The Book of Smallpox and Measles” (in Arabic: Kitab fi al-jadari wa-al-hasbah) pernah menggambarkan campak sebagai penyakit yang "lebih ditakuti daripada cacar".

Ratusan siswa siswi SDIT Nurul Islam Tengaran sangat beragam dalam mengikuti imunisasi kali ini.

Ada siswa yang ketakutan, merinding bahkan sampai lari dan sembunyi. Namun tidak sedikit juga mereka yang siap dengan imunisasi kali ini.

Jumat, 16 Juni 2017

*Sembako dan Pakain Ludes diserbu Warga*

Rabu, 14 Juni 2017 Hari terakhir masuk pada bulan Ramadhan tahun ini siswa siswi SDIT Nurul Islam menggelar pasar murah di Desa Gading, Susukan Kecamatan Tengaran. Acara terlaksana  bekerja sama dengan MI Nurul Ulum Gading dengan dibantu para warga setempat yang notabene mata pencaharian mereka adalah Petani.

Pada acara yang dihadiri anggota DPRD Kab Semarang Jauhari Mahmud ini disediakan 200 paket sembako murah berisi Beras, Minyak, Gula dan Mie Instan. Warga yang telah mendapatkan kupon hanya cukup membayar sejumlah Rp 20.000,00 saja. Selain itu juga diramaikan dengan Pasar 3P alias Pasar Pakaian Pantas Pakai.

Tidak butuh waktu lama, sembako langsung ludes dalam sekejab dan terdistribusikan dengan tertib. Begitu juga distand pakaian pantas pakai, warga berbondong bondong membelinya dengan harga spektakuler yaitu dari harga 500 sampai 5000 saja

Dengan mengikutsertakan beberapa siswa kelas 5 ini acara berlangsung lancar dan tertib. Anak anak diajak berpartisipasi dengan tujuan untuk memberikan pembelajaran kepada mereka tentang kewirausahaan. Selain itu juga agar mereka belajar menghargai saudara saudara kita yang tidak mampu.

Masfurwadi selaku kepala dusun setempat menyampaikan terimakasih yang sebanyak banyaknya kepada pihak SDIT Nurul Islam yang telah memberikan bantuan melalui kegiatan semacam ini. "Kami sangat senang dan merasa terbantukan apalagi adanya sembako murah menjelang lebaran kali ini. Semoga anak anak menjadi lebih berprestasi dan sholih sholihah" ujarnya di sela sela kegiatan tersebut.

Kamis, 01 Juni 2017

Upacara Lahirnya Pancasila

Keputusan Presiden menetapkan hari lahir Pancasila, 1 Juni, sebagai hari libur nasional telah melalui pertimbangan yang matang.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo, di Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/6/2016).

"Ini sebuah perjalanan panjang yang sudah melalui pertimbangan, kajian mendalam," ujar Jokowi.

"Intinya adalah karena Pancasila itu sebagai ideologi negara, posisinya tertinggi dalam sebuah negara sehingga kami putuskan 1 Juni ditetapkan kemudian diliburkan, juga diperingati sebagai hari lahir Pancasila," lanjut dia.

Namun walaupun itu libur nasional SDIT Nurul Islam Tengaran tetap memasukkan siswa siswinya untuk melaksanakan upacara bendera.

Bertepatan dengan puasa ramadhan ke 6 itu seluruh siswa siswi mengikuti upacara dengan pembina yaitu Fajar Farianto, S.Pd SD. Beliau berpesan bahwa kita sebagai muslim yang baik harus menjaga dan mengamalkan nilai nilai pancasila yang sejalan dengan Alquran

Kamis, 20 April 2017

Ngaji Bareng Rutin

NGAJI BARENG SDIT Tetesaan airmataku berlinang dikelopak mataku. Semangat dan kemauan mereka begitu kuat. Tanggung jawab mereka mencari nafkah keluarga tidaklah menyurutkan semangat mereka belajar Alqur’an. Yah...Bapak dan Ibu semua, Adik Adik semua dan Pembaca GENIUS semua..itulah yang kurasakan ketika menyaksikan program NGAJI BARENG SDIT. program NGAJI BARENG SDIT ini diselenggarakan setiap hari Sabtu Pagi oleh team PAI dan para guru BTAQ yang bertujuan membantu para orangtua siswa untuk belajar Alqur’an. Dalam kitab Shahihnya, Imam Al-Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari Hajjaj bin Minhal dari Syu’bah dari Alqamah bin Martsad dari Sa’ad bin Ubaidah dari Abu Abdirrahman As-Sulami dari Utsman bin Affan Radhiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ . “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.” Suatu ketika Sufyan Tsauri ditanya, manakah yang engkau cintai orang yang berperang atau yang membaca Alquran? Ia berkata, membaca Alquran, karena Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya kepada orang lain” Kita sebagai orangtua terkadang menginginkan anak anak kita untuk pandai membaca Alqur’an tetapi kita sendiri sebagai orangtua kesulitan dalam mengajari mereka. Kita sebagai orangtua berdalih “ Bapak/Ibu tidak bisa mengaji, kamu mengajilah....”, “ Kamu harus pintar membaca Alqur’an, jangan seperti Bapak/Ibu..” Kalimat kalimat seperti itu, mulai sekarang harus kita ubah. Dengan cara bagaimana?? Kita sebagai orangtua harus menyempatkan diri juga untuk belajar Alqur’an. Tidak ada kata terlambat untuk kita dalam belajar. Sangat banyak media, acara televisi dan pengajian pegajian dimasyarakat untuk membantu belajar alqur’an. Kalaupun kita terlalu repot, masih banyak orang orang yang melonggarkan waktunya untuk privat alqur’an dirumah. Begitu juga SDIT NURIS? Sekolah yang menjadikan sahabat anak anak kita dan juga partner para walimurid dalam mencetak generasi Sholih, telah menjalankan sebuah progam yang efektif untuk orangtua dalam belajar alqur’an. program NGAJI BARENG SDIT ini diselenggarakan setiap hari Sabtu Pagi oleh team PAI dan para guru BTAQ yang bertujuan membantu para orangtua siswa untuk belajar Alqur’an. Program ini diselenggarakan di masjid Sabilul Khoirot, tidak jauh dari SDIT Nuris. Mereka para orangtua yang memiliki waktu longgar sambil menunggu anak anaknya pulang, belajar Alqur’an bersama. Metode yang digunakan adalah metode warisan dari Bapak kita, mbah Kiyai Zaenal Mahmud yaitu metode Sorogan. Metode ini dianggap sangat baik karena selain komunikatif tapi juga efektif untk bisa membaca Alqur’an, khususnya dewasa dan orangtua. Semangat dan kemauan SDIT Nuris dalam bekerja sama dengan orantua dalam Mencetak Generasi Unggul Cerdas dan Sholih dibuktikan dengan program ini. Monggo Sesarengan Sinau Alqur’an.

Minggu, 12 Maret 2017

Tepat dalam mengasuh anak

Hasil parenting TK IT/PAUD IT hr Sabtu, 4 Maret 2016 oleh *Usth Suminah, S.Ag., M.Si* kurang lebih sama spt yg disampaikan oleh Bunda Kurnia Widhiastuti dari Sygma Parenting Community.
((Written back by Ustdh Solikhatun))

Waktu berharga pengasuhan anak:

👉®7 tahun pertama (0-7 tahun):
Perlakukan anakmu sebagai raja.
Zona merah - zona larangan
jangan marah-marah, jangan banyak larangan, jangan rusak jaringan otak anak.
Pahamilah bahwa posisi anak yang masih kecil, saat itu yang berkembang otak kanannya.

®7 tahun kedua (7-14 tahun):
Perlakukan anakmu sebagai pembantu atau tawanan perang.
Zona kuning - zona hati-hati dan waspada.
Latih anak-anak mandiri untuk mengurus dirinya sendiri, mencuci piring, pakaian, setrika, dll.
Banyak pelajaran berharga dalam kemandirian yang bermanfaat bagi masa depannya.

®7 tahun ketiga (14-21 tahun):
Perlakukan anak seperti sahabat.
Zona hijau - sudah boleh jalan.
Anak sudah bisa dilepas untuk mandiri. Mereka sudah bisa dilepas sebagai duta keluarga.

®7 tahun keempat (21-28 tahun):
Perlakukan sebagai pemimpin.
Zona biru - siap terbang.
Siapkan anak untuk menikah.

®Pada masa anak-anak yang berkembang otak kanannya. Otak kiri berkembang saat usianya menjelang 7 tahun.

Anak perempuan keseimbangan otak kanan dan kirinya lebih cepat. Sedangkan anak laki lebih lambat.👬Keseimbangan otak kanan dan kiri pada anak laki-laki baru tercapai sempurna di usia 18 tahun, sedangkan anak perempuan sudah cukup seimbang otak kanan dan kirinya di usia 7 tahun. Ampun dah lama bener ya?Ternyata ada rahasia Allah mengapa diatur seperti itu 😍😍

√Laki-laki dipersiapkan untuk jadi pemimpin yang tegas dalam mengambil keputusan. Untuk itu, jiwa kreatifitas dan explorasinya harus berkembang pesat. Sehingga pengalaman itu membuatnya dapat mengambil keputusan dengan tenang dan tepat.

√Sementara perempuan dipersiapkan untuk jadi pengatur dan manajer yang harus penuh keteraturan dan ketelitian.

**Untuk memberi intruksi pada anak, gunakan suara Ayah 👨. Karena suaranya bas, empuk dan enak di dengar.

**Kalau suara Ibu 👩 memerintah, cenderung melengking seperti biola salah gesek. Itu bisa merusak sel syaraf otak anak. 250rb sel otak anak rusak ketika dimarahin 😱😨

**Solusinya, Ibu bisa menggunakan bahasa tubuh atau isyarat jika ingin memberikan instruksi. 🙆🙅💁🙋
Suara perempuan itu enak didengar jika digunakan dengan nada sedang. Cocok untuk mendongeng atau bercerita.

💖++Cara berkomunikasi yang efektif dengan anak:
1. Merangkul pundak anak sambil ditepuk lembut.
2. Sambil mengelus tulang punggung anak hingga ke tulang ekor.
3. Sambil mengusap kepala.

Dengan sentuhan ada gelombang yang akan sampai ke otak anak sehingga sel-sel cintanya tumbuh subur.

Sabtu, 18 Februari 2017

SDIT Nurul Islam mengikuti Pesta Siaga Kec. Tengaran

Perpaduan rerumputan hijau yang memenuhi lapangan dan baju coklat pramuka menghiasi lapangan klero sabtu pagi 18 februari 2017. Ratusan siswa dan guru pendamping yang seluruhnya berpakaian pramuka memenuhi lapangan yang terletak di desa klero tepatnya dibelakang SDN Klero 02 untuk mengikuti kegiatan Pesta Siaga Kwarran Tengaran tahun 2017.

Tidak kalah ketinggalan adalah sekolah islam ternama dikecamatan Tengaran yaitu SDIT Nurul Islam ikut andil dalam acara tahunan tersebut. Mereka mengirimkan dua group yang terdiri dari barung putra yang diberi nama Barung Merah dan barung putri dengan sebutan Barung Hijau. Barung merah terdiri dari sepuluh siswa yaitu Fahri, Manggala, Zidan, Qosam, Ali Faiz, Yusuf, Farel dan Faqih. Sedangkan Barung Hijau berisikan Dina, Rina, Mayla, Izzati, Della, Khansa, Diva dan Kayla.

Dalam kegiatan tersebut setiap group berkompetisi dalam hal kepramukaan, Ketrampilan dan pengetahuan. Mereka harus menyelesaikan tes di beberapa pos sesuai materi yang diteskan. Materi tes tersebut meliputi Tes Keagamaan, Ketrampilan, Simpul, Pengetahuan Umum, Kepramukaan, Kebersihan dan Pentas Seni. Penilaian didapat dari benar salahnya setiap kelompok di setiap pos yang mereka jalani. Kelompok barung yang paling banyak nilainya maka dialah yang akan keluar menjadi juara pada pesta siaga kali ini.

Pada kesempatan kali ini SDIT Nurul Islam belum dapat memberikan hasil terbaiknya melainkan mereka mampu membuktikan bahwa mereka memiliki kualitas dan keberanian dalam dunia kepramukaan. SDN Karangduren 01 dinyatakan menjadi Juara pertama Putra didampingi SDN Karangduren 03 untum Juara pertama putri.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan minat, bakat dan ketrampilan siswa dalam prestasi terutama dalam bidang kepramukaan. Selain itu juga memperdalam karakter siswa dalam sosial kemasyarakatan.

Kamis, 16 Februari 2017

Persiapan Pesta Siaga Tengaran 2017

Dalam waktu dekat ini di kecamatan Tengaran akan diadakan sebuah acara tahunan dalam bidang kepramukaan yaitu Pesta Siaga Kwarran XI.22.12 Tengaran tahun 2017.
Acara ini melibatkan seluruh sekolah dasar di kecamatan Tengaran. Setiap sekolah wajib mengirimkan anak didiknya untuk mengikuti pesta siaga tahun ini untuk melatih jiwa kepramukaan para siswa.
Pesta siaga adalah kegiatan kepramukaan yang bertujuan untuk melatih bakat dan ketrampilan anak. Seperti yang tertera di materi pesta siaga tahun ini adalah materi Keagamaan, Kepribadian, Pengetahuan umum dan kepramukaan, Pengamatan dan daya ingat, Simpul, Baria Berbaris dan masih banyak lagi.
Kegiatan yang diketuai oleh Purwono, S.Pd dari SDN Cukil 01 rencananya akan dilaksanakan di lapangan klero samping SDN Klero 02 pada hari Sabtu, 18 Februari 2017.

Senin, 13 Februari 2017

Sekilas tentang SDIT Nurul Islam

SDIT Nurul Islam yang bertempat didusun Gintungan, RT 20/11 Desa Butuh Kecamatan Tengaran ini mengambil sebuah sistem yang paling pas untuk kebutuhan anak dan keluarga. Sistem tersebut adalah fullday school. Sekolah dapat leluasa mengolah kurikulum sehingga proses penanaman karakter bisa tercapai dengan cara pembiasaan dan kegiatan kreatif.

Kurikulum pembelajaran yang diaplikasikan adalah kurikulum dari dinas seperti sekolah dasar pada umumnya, seperti Matematika, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, PAI dan bahasa Daerah. Selain itu juga terdapat Mapel Mulok seperti Bahasa Inggris, TIK, BTAQ dan Tahfizd disertai Doa Hadist.

Untuk meningkatkan bakat dan minat para siswa, sekolah mengadakan kegiatan ekstrakurikuler setiap hari Sabtu. Macam macamnya adalah Pramuka, English Club, Komputer, Renang, Karakte, Sepak bola, Badminton, Melukis dan Seni Baca Alquran.

Sekolah dibawah naungan YPI Sabilul Khoirot ini memang banyak diminati oleh seluruh kalangan baik yang rumahnya berjarak dekat atau jauh sehingga waktu mulai belajarnya adalah dari pukul 07.30. Hal ini diharapkan agar tidak terlambat serta tidak memberatkan para orangtua. Waktu belajar normal sekolah islam ini adalah dari jam 07.30 WIB sampai 14.00 WIB. Sedangkan khusus hari sabtu dari jam 07.30 WIB sampai 10.30 WIB.

Minggu, 12 Februari 2017

Try Out SDIT Nurul Islam

SDIT Nurul Islam dengan fokus dan gigihnya melatih anak anak terutama kelas enam untuk menjadi yang terbaik. Seperti moto SDIT yaitu mewujudkan Generasi islam yang cerdas, unggul dan sholih. Dalam hal ini adalah anak anak kelas enam diharapkan mampu unggul dalam hal hasil UN nantinya.

Untuk mewujudkan itu semua banyak program yang dicanangkan oleh Tim UN SDIT Nurul Islam. Salah satunya adalah dengan menyelenggarakan Try out baik dari dalam maupun external. Minimal tiap bulannya adalah melakukan try out sekali. Seperti try out yang diselenggarakan minggu ini yaitu hari senin(13/2). Try out kali ini adalah untuk persiapan try out JSIT yang akan diadakan dalam waktu dekat ini.

Hasil tryout sebelumnya yaitu tanggal 1 Februari 2017 menghasilkan nilai yang sangat bagus. Diantaranya adalah dengan nilai rata rata 96.00 atas nama Nurani Kharisma Mutiara. Dibelakangnya ada Annisa Zahra Naufani dengan rata rata 94.00. 

SDIT Nurul Islam Vs MI Karangduren

Menjelang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kecamatan Tengaran yang akan diselenggarakan pada tanggal 21Februari 2017 nanti, Gugus Dr Soetomo mengadakan seleksi dalam cabang sepak bola. Acara ini diberi nama Piala Soccer Dr. Soetomo.

Babak penyisihan Piala soccer ini diselenggarakan pada hari Selasa 7 Februari 2017 mempertemukan semua sekolahan dengan sistem gugur. Pada hari selanjutnya, Rabu 8/2 dilanjutkan babak semi final mempertemuka antara SDIT Nurul Islam vs MI Karangduren dan SIT Al Irsyad vs SDN Patemon 2.

Pada babak semi final yang berlangsung di lapangan Al Irsyad, SIT Al Irsyad berhasil lolos ke babak final setelah mengalahkan SDN Patemon 02 dengan skor 1-0. Sedangkan dipertandingan lain berlangsung sengit dimana SDIT Nurul Islam sebagai juara bertahan tahun lalu harus kalah 0-1 melawan MI Karangduren pada menit menit awal. Namun dengan semangat juara, anak anak SDIT mengempur habis habisan pertahanan kokoh MI Karangduren. Babak pertama berakhir 0-1 dengan keunggulan MI Karangduren.

Pada babak kedua pertandingan semakin seru dengan banyaknya peluang peluang gol yang ada. Namun belum satupun yang mampu mengungguli. Baru pada pertengahan babak kedua, dimana misbah memberi umpan dari tengah kepada Avicenna yang berdiri bebas dan mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Highlight pertandingannya klik disini

Tak lama dari gol tersebut, SDIT Nurul Islam mampu membalikkan keadaan dengan menyarangkan golnya lagi ke gawang MI Karangduren. Bermula dari sisi kiri, Izzi yang mampu melewati 3 pemain belakang MI dan umpan ke Rafi. Dengan kerasnya Rafi mampu menyeploskan bola ke gawang dari MI Karangduren.

Pertandingan berakhir 2-1 dengan kemenangan SDIT Nurul Islam dan berhak maju ke babak final bertemu dengan SIT Al Irsyad.

Khataman Alquran Metode Ummi 2017

SDIT Nurul Islam Tengaran menyelenggarakan acara rutin tahunan yaitu Khataman dan Imtihan Alquran. Acara ini merupakan salah satu rangkaian dari beberapa tahap pembelajaran Alquran di sekolah yang terletak didesa Butuh kecamatan Tengaran, Sabtu ( 04 /02/2017 )

Pembelajaran Alquran di sekolah ini menggunakan Metode UMMI dari Surabaya. Pada metode ini anak anak tidak hanya diajari cara membaca alquran dengan baik Dan benar sesuai tajwidnya saja tetapi masih ditambah dengan beberapa unsur unsur lainnya seperti Hafalan, Tartil, Fashohah dan Ghorib.

Sebelum mengikuti acara khataman dan Imtihan ini para siswa diharuskan lulus tes terlebih dahulu.
Sehingga tidak semua Siswa siswi SDIT Nurul Islam dapat mengikuti acara tersebut. Pada acara kali ini siswa yang ikut berjumlah 46 siswa yang telah lulus tes pada hari sebelumnya. Penguji tes itu langsung dari pihak UMMI Pusat Surabaya.

Ustadzah Suminah, S.Ag selaku Kepala sekolah SDIT Nurul Islam sedanag memberikan sambutan dihadapan para hadirin

Khataman ke 4 kali ini bertempat di gedung IPHI Kecamatan Tengaran dihadiri oleh calon wakil walikota Salatiga Muhammad Haris dan beberapa tokoh masyarakat sekitar. Khataman ini juga sebagai uji publik atas kemampuan Siswa dalam mendalami ilmu alquran yang telah diajarkan. Penguji pada kali ini adalah ustad Muhamamd Ghoribi dari UMMI Pusat Surabaya dan juga langsung oleh para hadirin yang hadir pada acara tersebut.

Suminah, S.Ag selaku kepala SDIT Nurul Islam menyampaikan tujuan khataman ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan semangat para siswa dalam mempelajari alquran. Selain itu juga menjadi andalan di sekolah Islam ini. Diharapkan setelah lulus anak anak memiliki kemampuan membaca alquran yang baik dan benar.

Hadir pula Dewan Pembina SDIT Nurul Islam, Ustadz H. Muhammad Haris,S.S,M.Si memberikan sambutannya.

Dalam sambutannya bapak Ustadz H. Muhammad Haris, S.S,M.Si menyampaikan bahwa Alquran adalah mukjizat terbesar yang sangat mulia. ” Barangsiapa memuliakannya dengan membacanya dan mengamalkannya, maka Alquran akan memuliakan orang tersebut. Tetapi sebaliknya apabila orang mempermainkan Alquran maka ia akan dihinakan . Maka dari itu kegiatan ini juga bertujuan mengajarkan anak anak kita agar sejak dini memuliakan Alqur’an” tegasnya.

Kegiatan ini berjalan lancar dari awal hingga akhir. Acara diawali dengan pembacaan surat surat pendek dari al a’la sampai An-nas dengan metode UMMI. Dilanjutkan dengan uji publik dan tanya jawab yang dipimpin langsung oleh Tim Ummi Pusat. Selain itu para hadirin juga diperkenankan memberi pertanyaan langsung kepada para peserta khataman. Acara Diakhiri dengan pemberian sertifikat kelulusan kepada seluruh peserta dan pemberian hadiah kepada yang berprestasi baik dalam ilmu alquran dan melaksanakan Ibadah Sunnah seperti puasa dan tahajud.