Minggu, 12 Februari 2017

Khataman Alquran Metode Ummi 2017

SDIT Nurul Islam Tengaran menyelenggarakan acara rutin tahunan yaitu Khataman dan Imtihan Alquran. Acara ini merupakan salah satu rangkaian dari beberapa tahap pembelajaran Alquran di sekolah yang terletak didesa Butuh kecamatan Tengaran, Sabtu ( 04 /02/2017 )

Pembelajaran Alquran di sekolah ini menggunakan Metode UMMI dari Surabaya. Pada metode ini anak anak tidak hanya diajari cara membaca alquran dengan baik Dan benar sesuai tajwidnya saja tetapi masih ditambah dengan beberapa unsur unsur lainnya seperti Hafalan, Tartil, Fashohah dan Ghorib.

Sebelum mengikuti acara khataman dan Imtihan ini para siswa diharuskan lulus tes terlebih dahulu.
Sehingga tidak semua Siswa siswi SDIT Nurul Islam dapat mengikuti acara tersebut. Pada acara kali ini siswa yang ikut berjumlah 46 siswa yang telah lulus tes pada hari sebelumnya. Penguji tes itu langsung dari pihak UMMI Pusat Surabaya.

Ustadzah Suminah, S.Ag selaku Kepala sekolah SDIT Nurul Islam sedanag memberikan sambutan dihadapan para hadirin

Khataman ke 4 kali ini bertempat di gedung IPHI Kecamatan Tengaran dihadiri oleh calon wakil walikota Salatiga Muhammad Haris dan beberapa tokoh masyarakat sekitar. Khataman ini juga sebagai uji publik atas kemampuan Siswa dalam mendalami ilmu alquran yang telah diajarkan. Penguji pada kali ini adalah ustad Muhamamd Ghoribi dari UMMI Pusat Surabaya dan juga langsung oleh para hadirin yang hadir pada acara tersebut.

Suminah, S.Ag selaku kepala SDIT Nurul Islam menyampaikan tujuan khataman ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan semangat para siswa dalam mempelajari alquran. Selain itu juga menjadi andalan di sekolah Islam ini. Diharapkan setelah lulus anak anak memiliki kemampuan membaca alquran yang baik dan benar.

Hadir pula Dewan Pembina SDIT Nurul Islam, Ustadz H. Muhammad Haris,S.S,M.Si memberikan sambutannya.

Dalam sambutannya bapak Ustadz H. Muhammad Haris, S.S,M.Si menyampaikan bahwa Alquran adalah mukjizat terbesar yang sangat mulia. ” Barangsiapa memuliakannya dengan membacanya dan mengamalkannya, maka Alquran akan memuliakan orang tersebut. Tetapi sebaliknya apabila orang mempermainkan Alquran maka ia akan dihinakan . Maka dari itu kegiatan ini juga bertujuan mengajarkan anak anak kita agar sejak dini memuliakan Alqur’an” tegasnya.

Kegiatan ini berjalan lancar dari awal hingga akhir. Acara diawali dengan pembacaan surat surat pendek dari al a’la sampai An-nas dengan metode UMMI. Dilanjutkan dengan uji publik dan tanya jawab yang dipimpin langsung oleh Tim Ummi Pusat. Selain itu para hadirin juga diperkenankan memberi pertanyaan langsung kepada para peserta khataman. Acara Diakhiri dengan pemberian sertifikat kelulusan kepada seluruh peserta dan pemberian hadiah kepada yang berprestasi baik dalam ilmu alquran dan melaksanakan Ibadah Sunnah seperti puasa dan tahajud.

channel kita